National University baru saja merilis laporan terbaru mengenai jurusan kuliah dengan prospek gaji tertinggi pada tahun 2026.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa bidang sains, teknologi, hingga bisnis masih menjadi pilihan yang menjanjikan secara finansial.
>>> Jepang Targetkan Investasi Strategis Rp37.700 Triliun hingga Tahun 2040
Daftar 6 Jurusan dengan Gaji Tertinggi
Jurusan Kedokteran menempati posisi pertama dengan gaji tertinggi. Seorang Ahli Anestesi misalnya, bisa memperoleh rata-rata USD339.470 per tahun atau sekitar Rp6,02 miliar.
Ahli Bedah dan Dokter umum masing-masing mengantongi USD239.200 per tahun (Rp4,24 miliar), sementara Dokter Gigi memperoleh rata-rata USD179.210 per tahun (Rp3,17 miliar).
Ilmu Komputer menjadi jurusan kedua yang paling menguntungkan. Manajer Sistem Komputer dan Informasi meraih gaji rata-rata USD171.200 per tahun (Rp3,03 miliar).
Posisi Insinyur Perangkat Keras Komputer bergaji USD155.020 per tahun (Rp2,74 miliar), dan Ilmuwan Riset Komputer memperoleh USD140.910 per tahun (Rp2,49 miliar).
Jurusan Administrasi Bisnis atau Manajemen menawarkan gaji besar bagi Kepala Eksekutif, yakni USD206.420 per tahun (Rp3,65 miliar).
>>> IHSG Menguat di Tengah Net Sell Asing Rp3,19 Triliun
Manajer Keuangan dan Manajer Periklanan atau Pemasaran juga memiliki gaji tinggi, masing-masing USD161.700 per tahun (Rp2,86 miliar) dan USD159.660 per tahun (Rp2,83 miliar).
Lulusan Biologi memiliki prospek pendapatan kuat, terutama sebagai Manajer Riset Ilmiah dengan gaji rata-rata USD161.180 per tahun (Rp2,85 miliar).
Jurusan Farmasi menawarkan pendapatan menjanjikan bagi Apoteker, rata-rata USD137.480 per tahun (Rp2,43 miliar).
Ilmuwan Riset Klinis juga dihargai tinggi dengan rata-rata USD121.240 per tahun (Rp2,14 miliar).
>>> Paraguay Ungguli Turki 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Bidang Hukum menempatkan profesi Hakim dengan pendapatan rata-rata USD156.210 per tahun (Rp2,76 miliar), sementara Pengacara memperoleh rata-rata USD151.160 per tahun (Rp2,68 miliar).