I. League telah menetapkan aturan baru untuk kompetisi Super League musim 2026-2027.
Aturan ini mewajibkan seluruh klub peserta untuk menyertakan pelatih lokal dalam jajaran staf kepelatihan teknis mereka.
>>> Haiti Tersingkir Pertama dari Piala Dunia 2026 di Tengah Krisis Ekonomi
Kebijakan ini secara khusus ditujukan bagi tim yang menunjuk pelatih kepala dari luar negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan keterlibatan pelatih domestik dalam pendampingan teknis harian.
Standar Kualifikasi Pelatih Tetap Sama
Direktur Kompetisi I. League, Asep Saputra, mengonfirmasi bahwa standar kualifikasi untuk posisi pelatih kepala tidak mengalami perubahan.
Persyaratan lisensi tetap mengikuti regulasi yang sudah berjalan, yaitu minimal memiliki lisensi AFC Pro atau yang setara.
Manajemen klub tetap memiliki kebebasan untuk memilih pelatih utama, baik dari dalam maupun luar negeri, asalkan sertifikasi yang dimiliki sesuai dengan regulasi.
>>> TVRI Pastikan Pengelolaan Hak Siar FIFA 2027 Sesuai Aturan Anggaran Negara
Fokus utama penataan aturan ini adalah pada keterlibatan pelatih lokal sebagai asisten taktis utama.
Jika pelatih kepala berasal dari luar negeri, maka setidaknya salah satu asisten pelatih harus merupakan pelatih lokal.
Ketentuan ini secara spesifik membatasi klub agar tidak memosisikan pelatih kiper atau pelatih fisik sebagai pemenuh syarat formal pelatih lokal.
>>> Donald Trump: Israel Akan Hancur Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Regulasi akan menganggap tim melakukan pelanggaran jika tidak mengakomodasi kehadiran asisten pelatih lokal dalam struktur pembinaan taktis utama.