⌂ Beranda News Siti Hediati Soeharto Tinjau Program Ketahanan Pangan di Nusakambangan

Siti Hediati Soeharto Tinjau Program Ketahanan Pangan di Nusakambangan

Siti Hediati Soeharto Tinjau Program Ketahanan Pangan di Nusakambangan
Siti Hediati Soeharto meninjau program ketahanan pangan di Nusakambangan
A A Ukuran Teks16px

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan memantau langsung pelaksanaan program ketahanan pangan serta pemberdayaan usaha mikro kecil menengah di kawasan tersebut.

>>> Aljazair Resmi Adukan Wasit Piala Dunia 2026 ke FIFA

Siti Hediati Soeharto didampingi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto saat mendatangi Balai Latihan Kerja Tempat Pembuangan Akhir di pulau itu.

Rombongan meninjau proses pemilahan limbah yang dilakukan oleh warga binaan. Perhatian difokuskan pada hasil akhir pengelolaan sisa pembuangan.

"Sampah ini kan dipilah-pilah. Produknya jadinya apa nanti?"

tanya Titiek kepada mitra pengelola yang mengajarkan para narapidana cara mengolah sampah.

Pihak mitra menjelaskan bahwa sisa pembuangan dibakar hingga menjadi debu untuk pupuk tanah, sedangkan material plastik dikumpulkan untuk dijual kembali.

Menanggapi hal tersebut, legislator Senayan ini mendorong pengadaan fasilitas teknologi pemisah modern di lokasi balai pelatihan.

"Mungkin ke depan bisa cari mesin yang misahin plastik, jadi plastiknya diolah jadi apa," tutur Titiek.

>>> Israel Tolak Kesepakatan Damai AS-Iran, Katz Tegaskan Kemandirian Militer

Siti Hediati Soeharto juga memberikan usulan mengenai manajemen kebersihan internal institusi kepada jajaran kementerian terkait.

Ia menyarankan pemisahan jenis sisa konsumsi dimulai langsung dari area produksi makanan di setiap lembaga pemasyarakatan.

"Pak Menteri, mungkin nanti ke depan dari dapur-dapur lapas itu pisahin mana sampah organik, sampah plastik. Sehingga mungkin yang organik bisa jadi pupuk.

(Dipisah antara) plastik, kaleng sama yang sayur-sayur," ujar Titiek.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyambut baik masukan tersebut demi mendukung kebersihan lingkungan lapas.

"Sampah dapur ya, Bu. Baik, terima kasih, Bu," ucap Menteri Agus.

Sebelum peninjauan balai pembuangan, rombongan juga memeriksa bengkel kerja pembuatan paving blok dari material fly ash bottom ash, area peternakan unggas, persawahan, serta fasilitas pupuk kandang.

>>> Pantai Gading Siap Hadapi Jerman di Piala Dunia 2026

Langkah optimalisasi lahan ini merupakan tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan terkait banyaknya aset tanah tidur milik kementerian.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru