Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi menyeluruh terkait video tidak pantas yang melibatkan sepasang pelajar SMA di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Video berdurasi 10 detik itu viral di media sosial sejak awal Juni 2026. Peristiwa terjadi di dalam ruang kelas saat jam istirahat.
>>> Bobby Nasution Soroti Pungli Wisata Karo Setelah Jadi Korban
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan memanggil orang tua kedua siswa.
"Ini tentu menjadi perhatian kita bersama karena hal-hal yang tidak baik dilakukan di sekolah akan kita evaluasi," ujar Reza.
Langkah pembinaan ini sejalan dengan arahan Gubernur Agustiar Sabran yang menekankan penguatan karakter peserta didik di Kalimantan Tengah.
"Anak-anak Kalimantan Tengah bukan hanya harus memiliki wawasan yang luas dan pandai di sekolah, tetapi karakter yang juga harus dijaga," kata Reza.
Sebagai upaya pencegahan, dinas berencana memperketat pengawasan di area institusi pendidikan. Salah satu usulannya adalah pemasangan CCTV di setiap sekolah.
"Kami akan mencoba mengusulkan agar setiap sekolah dapat dipantau melalui CCTV sehingga memberikan rasa aman, tertib dan dapat meminimalisir kejadian serupa," jelas Reza.
>>> Carlo Ancelotti Konfirmasi Neymar Berpeluang Tampil Lawan Skotlandia
Masyarakat setempat turut merespons penyebaran video yang diduga direkam diam-diam menggunakan telepon seluler. Seorang warga bernama Sandi mengidentifikasi seragam pelaku.
"Itu kayaknya siswa di SMA yang berada di kawasan Baamang. Terlihat dari baju batik yang digunakan mereka," ucap Sandi, warga Sampit.
Sandi menyampaikan keprihatinannya atas tindakan asusila di lingkungan sekolah dan meminta peningkatan pengawasan.
"Harusnya ada tindakan dari pihak sekolah agar hal ini tidak terjadi lagi, dan pengawasan terhadap siswa juga harus diperhatikan kembali.
Jangan sampai dunia pendidikan terus-terusan tercoreng," tukas Sandi.
Kecaman juga membanjiri media sosial. Warganet mendesak pengawasan lebih ketat dan aturan penggunaan gawai di sekolah.
>>> Transformasi BUMN Mulai Tunjukkan Hasil, Kinerja Keuangan Membaik
Hingga saat ini, aparat kepolisian dan pihak sekolah yang diduga menjadi lokasi kejadian belum memberikan keterangan resmi.