⌂ Beranda News Manokwari Promosikan Kakao Ransiki dan Kopi Kwau di Pesparawi XIV

Manokwari Promosikan Kakao Ransiki dan Kopi Kwau di Pesparawi XIV

Manokwari Promosikan Kakao Ransiki dan Kopi Kwau di Pesparawi XIV
Promosi kakao Ransiki dan Kopi Kwau di Pesparawi XIV Manokwari
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan memanfaatkan ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV untuk mempromosikan komoditas unggulan daerah, yaitu kakao Ransiki dan Kopi Arabika Kwau.

Promosi ini berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, di tengah berkumpulnya ribuan peserta dari berbagai provinsi.

>>> Transmart Full Day Sale 21 Juni 2026: Diskon Rak Besi Rp 1 Jutaan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut meninjau langsung proses hilirisasi cokelat di lahan perkebunan seluas 2.000 hektare di Distrik Ransiki, Manokwari Selatan.

Wapres didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Pabrik Cokelat Mansel menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan 90 persen pekerjanya merupakan orang asli Papua, atau sekitar 189 orang.

Produk cokelat dihasilkan tanpa bahan kimia tambahan dan telah diekspor ke luar Papua hingga ke luar negeri.

Kopi Arabika Kwau Masuk Kategori Specialty Coffee

Kopi Arabika Kwau dari Distrik Mokwam juga diperkenalkan oleh Semuel Mandacan, pemilik kebun sekaligus Ketua P4S Wilayah Papua Barat.

Lahan budi daya kopi saat ini mencapai 70 hektare, dengan 40 hektare dalam pertumbuhan baik dan 15 hektare sudah mulai berproduksi.

>>> Ruben Dias Bela Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang RD Kongo

Skor cupping kopi ini mencapai 80,2, yang menjadikannya sebagai specialty coffee.

Semuel menjelaskan bahwa tanaman kopi rata-rata baru berusia lima tahun sehingga produksi belum maksimal, namun terus menunjukkan perkembangan positif.

Kapasitas panen saat ini sekitar 150 kilogram per periode, belum mencapai satu ton karena usia tanaman.

Kelebihan utama kopi ini terletak pada karakter rasa dengan perpaduan asam dan manis yang seimbang.

Selama Pesparawi, pengelola menyediakan 50 hingga 150 bungkus kopi kemasan siap jual sebagai oleh-oleh khas Manokwari.

>>> Pemprov DKI Evaluasi Penertiban Parkir Jatinegara Usai Insiden Ojol Viral

Setelah agenda di Manokwari, Wapres Gibran dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu, 21 Juni 2026, untuk meninjau infrastruktur sosial dan kesehatan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru