Persaingan ponsel lipat premium diprediksi semakin ketat pada 2026.
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra disebut-sebut berpotensi menjadi salah satu perangkat paling menarik, terutama bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas.
>>> Apple Perbarui Creator Studio dengan AI, Final Cut Pro hingga Logic Pro Makin Cerdas
Berdasarkan teaser resmi Samsung dan bocoran yang beredar, Galaxy Z Fold8 Ultra diperkirakan mengandalkan layar lipat luas, peningkatan Multi Window, Taskbar intuitif, dukungan Samsung DeX, serta integrasi Galaxy AI yang lebih dalam.
Kombinasi tersebut membuat perangkat ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi profesional, pebisnis, dan content creator yang membutuhkan perangkat kerja fleksibel.
5 Alasan Galaxy Z Fold8 Ultra Jadi Raja Multitasking
Salah satu keunggulan utama seri Galaxy Z Fold adalah kemampuan menjalankan beberapa aplikasi dalam satu layar.
Galaxy Z Fold8 Ultra diperkirakan tetap membawa fitur Multi Window yang memungkinkan pengguna membuka email, browser, dokumen, dan aplikasi konferensi video secara bersamaan.
Layar lipat yang luas membuat aktivitas tersebut lebih nyaman dibandingkan smartphone konvensional.
Samsung DeX menjadi fitur andalan yang membedakan Galaxy Z Fold dari kompetitor. Fitur ini memungkinkan pengguna menghubungkan smartphone ke monitor eksternal sehingga tampilannya menyerupai komputer desktop.
Bagi pekerja yang sering berpindah lokasi, Samsung DeX membuat Galaxy Z Fold8 Ultra berpotensi menggantikan fungsi laptop untuk pekerjaan ringan hingga menengah.
Samsung juga memiliki fitur App Pair, yaitu kemampuan membuka kombinasi aplikasi favorit secara instan. Misalnya Microsoft Teams dengan Samsung Notes, Gmail dengan Google Drive, atau browser dengan WhatsApp.
Dengan sekali sentuh, kombinasi aplikasi tersebut langsung muncul dalam mode split screen sehingga pekerjaan lebih efisien.
>>> Rice: Inggris Punya Eksekutor Penalti Terbaik untuk Piala Dunia 2026
Galaxy Z Fold8 Ultra juga diperkirakan mengandalkan Galaxy AI.
