Dokumen rahasia mengenai iPhone 18 Pro yang bocor di dark web dilaporkan ikut menyebar di media sosial. Postingan yang berisi bocoran tersebut segera dihapus, diduga atas permintaan Apple.
Kebocoran data ini berawal dari serangan siber yang menargetkan Tata Electronics, salah satu mitra perakit dan penyedia komponen untuk Apple.
>>> Belgia vs Senegal Imbang 2-2 di Babak Pertama Extra Time Piala Dunia 2026
Reuters melaporkan bahwa salah satu dokumen yang bocor mencakup daftar komponen, pemasok Apple, serta video uji jatuh (drop test) iPhone 18 Pro.
Video uji jatuh tersebut sempat muncul di Twitter/X, menampilkan iPhone 18 Pro berwarna abu-abu perak dengan desain yang lebih seragam dibanding iPhone 17 Pro.
Ponsel dalam video itu terlihat memiliki tiga kamera belakang dengan lensa yang lebih menonjol. Logo Apple di bagian belakang juga tampak memiliki lapisan reflektif.
Video itu awalnya diunggah oleh akun X @EvLeaks dan sempat di-repost oleh tipster Ice Universe. Namun, postingan tersebut dihapus karena melanggar aturan X, dan akun @EvLeaks turut ditangguhkan.
>>> Belgia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Senegal 3-2
Evan Blass, yang dikenal sebagai tipster di balik akun EvLeaks, membantah keterlibatannya dengan akun @EvLeaks baru yang mengunggah bocoran iPhone tersebut.
Meskipun demikian, penghapusan tersebut tidak sepenuhnya menghentikan penyebaran bocoran.
Beberapa akun X lain dilaporkan mengunggah ulang video uji jatuh iPhone 18 Pro, dan beberapa postingan lainnya masih bertahan.
Belum ada konfirmasi apakah penghapusan konten tersebut dilakukan atas permintaan Apple, Tata, atau karena video yang diunggah dianggap palsu.
>>> Mbappe Tak Peduli Top Skor Piala Dunia 2026, Fokus ke Messi
Tipster Ice Universe mengklaim melalui Weibo bahwa Apple telah memblokir data bocoran tersebut di Twitter. Apple sendiri belum memberikan komentar resmi terkait penghapusan konten ini.