Marc Marquez baru saja memperpanjang kontrak dua tahun bersama Ducati. Namun, pebalap berusia 33 tahun itu menegaskan bahwa ambisi terbesarnya bukanlah mengejar rekor.
Juara dunia bertahan tersebut hanya butuh satu gelar lagi untuk menyamai rekor delapan gelar kelas premier milik Giacomo Agostini.
>>> Deschamps Akui Laga Prancis Vs Paraguay Kurang Menarik
Sementara itu, ia juga terpaut 14 kemenangan dari rekor 89 kemenangan MotoGP milik Valentino Rossi.
Meski peluang rekor terbuka lebar, Marquez mengaku memiliki target yang lebih sederhana.
"Ambisi terbesar saya adalah tetap menikmati gairah saya pada tahun-tahun terakhir karier ini," kata Marquez seperti dilansir Crash.
net.
Menurutnya, banyak atlet yang mengakhiri karier dengan perasaan kecewa karena tekanan, cedera, atau hasil buruk. "Yang ingin saya lakukan hanyalah menikmati beberapa tahun terakhir karier saya.
>>> Telkomsel Dorong UKM Naik Kelas dan Go Global Lewat DCE Academy & Summit 2026
Itulah target utama saya," ujarnya.
Kontrak Baru Bukan Jaminan Pensiun
Marquez juga menepis anggapan bahwa kontrak barunya bersama Ducati otomatis menjadi kontrak terakhir. Ia belum memikirkan kapan akan pensiun dan memilih fokus menikmati setiap musim.
"Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi kontrak terakhir saya atau bukan. Yang jelas, saya ingin mengenang tahun-tahun terakhir karier saya dengan cara yang positif," ucapnya.
Meski ingin lebih menikmati balapan, naluri kompetitif Marquez tidak akan berubah. "Tentu saja saya selalu ingin tampil kompetitif dan memberikan kemampuan 100 persen," kata pebalap asal Spanyol tersebut.
>>> Riset: Manusia 'Hobbit' dari Flores Ternyata Pemakan Bangkai Sisa Komodo
Kontrak baru bersama Ducati membuat peluang Marquez mengejar rekor Agostini dan Rossi semakin terbuka. Namun, menikmati setiap momen di lintasan tetap menjadi tujuan terbesarnya.

