⌂ Beranda News PM Inggris Tak Akan Tiru Trump soal Kartu Merah Quansah

PM Inggris Tak Akan Tiru Trump soal Kartu Merah Quansah

PM Inggris Tak Akan Tiru Trump soal Kartu Merah Quansah
Ilustrasi: PM Inggris Tak Akan Tiru Trump soal Kartu Merah Quansah
A A Ukuran Teks16px

Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer menegaskan tidak akan mengikuti jejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta FIFA menangguhkan hukuman kartu merah pemainnya.

Trump sebelumnya 'menghubungi' FIFA agar skorsing satu laga yang diterima penyerang AS Florian Balogun ditinjau ulang.

>>> Viral Warganet Baru Sadar AirPods Dulu Dilengkapi Kabel Charger

FIFA mengabulkan permintaan itu sehingga Balogun bisa bermain melawan Belgia di 16 besar.

Keputusan FIFA menuai kecaman luas, termasuk dari UEFA yang menilai langkah tersebut bisa menjadi preseden buruk.

Starmer ditanya soal kemungkinan langkah serupa saat konferensi NATO pada Rabu (8/7). Ia mengaku tidak berencana melakukan hal itu.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda berapa banyak pesan yang saya terima untuk mencabut kartu merah yang kami terima pada Senin.

Saya ingin menambahkan, saya belum mencoba melakukan itu," ujar Starmer dikutip ESPN.

>>> PSSI Ingin Sertakan Pemain Abroad ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Seperti Balogun, bek Inggris Jarell Quansah mendapat kartu merah langsung setelah melakukan tekel berbahaya kepada Jesus Gallardo saat Inggris menang 3-2 atas Meksiko di Azteca.

Hukumannya kemudian dinaikkan menjadi dua laga.

Starmer juga ditanya soal kemungkinan hari libur nasional jika Inggris menjadi juara dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.

Ia enggan berkomentar lebih jauh.

>>> Kylian Mbappe Ungkap Rahasia Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026

"Saya tidak ingin nge-jinx, tetapi tanyakan lagi kepada saya jika kami sampai ke final," tegas Starmer.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM