Federasi Sepakbola Senegal (FSF) resmi memecat pelatih kepala Pape Thiaw. Keputusan ini diambil setelah Senegal tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Senegal kalah 2-3 dari Belgia dalam laga yang berlangsung dramatis. Padahal, mereka sempat unggul 2-0 hingga menit ke-86, sebelum akhirnya takluk di babak perpanjangan waktu.
>>> Junior International Grand Prix 2026 Selesai, Tuan Rumah Borong Empat Gelar
Performa Senegal di turnamen ini dinilai mengecewakan.
Mereka hanya lolos ke fase gugur sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik, setelah menang 5-0 atas Irak di matchday terakhir.
Evaluasi dan Pemecatan
FSF melakukan evaluasi selama sepekan terakhir. Komite Eksekutif memutuskan pemecatan Thiaw sebagai langkah terbaik untuk masa depan sepak bola Senegal.
Dalam pernyataan resmi, FSF menyebut keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil dan prospek tim ke depan. Masa kerja Thiaw selama dua tahun pun berakhir.
Thiaw sebelumnya menjadi sorotan saat meminta timnya walkout di final Piala Afrika 2025. Ia memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti untuk Maroko, yang gagal dieksekusi Brahim Diaz.
>>> Spanyol Istimewa, tapi Prancis Tak Gentar di Semifinal Piala Dunia 2026
Senegal akhirnya menjadi juara, tetapi gelar tersebut dibatalkan Komite Banding CAF dua bulan kemudian.
Thiaw juga menghadapi masalah kontrak yang habis pada Februari lalu dan belum diperpanjang hingga Piala Dunia.
Situasi itu sempat menghambat perjalanan tim ke Amerika Serikat. Selain itu, isu visa dan pembayaran bonus kepada pemain juga menjadi gangguan.
Presiden FSF Abdoulaye Fall dijadwalkan memberikan penjelasan kepada media pada Senin (13/7) waktu setempat.
>>> Gabung Tim Kuat, Qarrar Firhand Makin Pede Tatap British F4
Thiaw mencatat 19 kemenangan dari 29 laga bersama Senegal, dengan rasio kemenangan 65,52 persen.
