⌂ Beranda News Tuchel Dikecam Usai Inggris Kalah dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Tuchel Dikecam Usai Inggris Kalah dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Tuchel Dikecam Usai Inggris Kalah dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Ilustrasi: Tuchel Dikecam Usai Inggris Kalah dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Thomas Tuchel menjadi sasaran kritik setelah Timnas Inggris kalah 1-2 dari Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026.

Kekalahan ini membuat The Three Lions gagal melaju ke partai puncak turnamen.

>>> Pekerja Temukan Kuil Kuno Berusia 2.500 Tahun Saat Bersih-bersih Bom Perang

Keputusan Tuchel untuk mengubah pendekatan permainan menjadi lebih defensif setelah Inggris unggul lebih dahulu dinilai sebagai biang keladi kekalahan tim.

Inggris sebenarnya memulai pertandingan dengan baik dan berhasil mencetak gol pembuka. Namun, permainan mereka berubah drastis setelah unggul, lebih banyak bertahan dan membiarkan Argentina menguasai bola.

Argentina memanfaatkan situasi tersebut untuk meningkatkan tekanan.

Pasukan Lionel Scaloni akhirnya mampu mencetak dua gol balasan untuk membalikkan skor menjadi 2-1 dan memastikan tempat di final.

Kritik dari Legenda dan Netizen

Mantan penyerang Inggris, Wayne Rooney, menilai tim asuhan Tuchel terlalu cepat kehilangan keberanian setelah mencetak gol. Menurutnya, Inggris seharusnya terus menyerang karena Argentina justru berada dalam tekanan.

"Inggris panik. Anda tidak boleh unggul 1-0 lalu menyerah.

Anda harus tetap menyerang. Argentina-lah yang berada di bawah tekanan," ujar Rooney, menambahkan bahwa keputusan Tuchel telah merugikan Inggris.

Rooney menilai perubahan pendekatan tersebut membuat Inggris kehilangan momentum, sementara Argentina mendapatkan ruang untuk mengembangkan permainan.

>>> Jadwal Japan Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil RI Berburu Tiket Perempatfinal

Mantan kiper Inggris, Joe Hart, juga menyoroti strategi Tuchel. Ia menilai keputusan bermain lebih dalam menunjukkan sang pelatih tidak sepenuhnya percaya kepada kemampuan timnya.

"Thomas Tuchel menunjukkan bahwa dia tidak percaya kepada timnya setelah mereka unggul 1-0," kata Hart.

Inggris semakin kesulitan keluar dari tekanan setelah mengubah formasi, membuat aliran bola ke lini depan terputus.

Netizen pun ikut melontarkan kritik di media sosial, menyebut strategi bertahan terlalu dini sebagai kesalahan fatal. Banyak yang menyayangkan keputusan tersebut karena Argentina justru diundang untuk menyerang.

Tuchel sendiri membela keputusannya beralih menggunakan formasi lima bek. Menurutnya, perubahan itu dilakukan karena pertahanan Inggris mulai meninggalkan banyak celah dan Argentina mendominasi duel udara.

"Saya memutuskan beralih ke formasi lima bek karena terlalu banyak celah di lini pertahanan dan Argentina memenangkan hampir setiap duel udara," kata Tuchel dikutip dari BBC.

Pelatih asal Jerman itu menegaskan tidak menyesali keputusannya, meskipun hasilnya tidak berakhir baik.

Ia bahkan menilai laga melawan Argentina sebagai salah satu penampilan terbaik Inggris di Piala Dunia 2026.

>>> Harry Kane Akui 'Nyesek' Usai Inggris Kalah dari Argentina

"Kami memainkan salah satu pertandingan terbaik kami, bahkan mungkin yang terbaik," ungkapnya, merujuk pada perjalanan berat tim sepanjang turnamen.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM