⌂ Beranda News Wanita Korea Selatan Diprediksi Capai Angka Harapan Hidup 90 Tahun pada 2030

Wanita Korea Selatan Diprediksi Capai Angka Harapan Hidup 90 Tahun pada 2030

Wanita Korea Selatan Diprediksi Capai Angka Harapan Hidup 90 Tahun pada 2030
Ilustrasi: Wanita Korea Selatan Diprediksi Capai Angka Harapan Hidup 90 Tahun pada 2030
A A Ukuran Teks16px

Perempuan Korea Selatan diproyeksikan akan menjadi kelompok populasi pertama dalam sejarah manusia yang memiliki angka harapan hidup rata-rata lebih dari 90 tahun pada tahun 2030.

Proyeksi ini berasal dari penelitian yang diterbitkan di jurnal The Lancet, dipimpin oleh para peneliti dari Imperial College London bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

>>> Bocoran Samsung Galaxy S27 Series: Upgrade Kamera dan Baterai Silikon-Karbon

Menggunakan metode Bayesian model ensemble, penelitian menganalisis proyeksi usia harapan hidup di 35 negara maju.

Hasil studi memperkirakan perempuan Korea Selatan yang lahir pada 2030 akan memiliki usia harapan hidup rata-rata 90,8 tahun, melampaui proyeksi negara seperti Prancis, Jepang, dan Spanyol.

Para peneliti menekankan bahwa angka ini masih berupa proyeksi, dengan peluang 57% rata-rata usia harapan hidup perempuan Korea Selatan melampaui 90 tahun pada 2030.

Temuan ini mematahkan keyakinan lama para ilmuwan yang menyebut usia harapan hidup rata-rata 90 tahun hampir mustahil dicapai suatu populasi.

Faktor Pendukung Angka Harapan Hidup Tinggi

Pencapaian Korea Selatan dipandang sebagai hasil dari berbagai perbaikan kesehatan masyarakat selama beberapa dekade.

>>> Yan Diomande Terlalu Mahal, PSG Mundur dari Perburuan

Faktor-faktor tersebut meliputi peningkatan kualitas gizi sejak dini, akses layanan kesehatan yang merata melalui National Health Insurance Service, serta rendahnya tingkat obesitas.

Tekanan darah rata-rata yang lebih baik dan pemerataan layanan kesehatan di berbagai kelompok sosial juga berkontribusi signifikan.

Sebaliknya, Amerika Serikat diproyeksikan tertinggal dengan usia harapan hidup perempuan sekitar 83,3 tahun pada 2030.

Kondisi di AS dinilai dipengaruhi oleh tingginya angka obesitas, tidak adanya cakupan layanan kesehatan universal, serta tingginya angka kematian ibu dan bayi.

Meningkatnya usia harapan hidup juga menjadi tantangan baru, yang menuntut penguatan sistem kesehatan dan layanan sosial untuk mendukung populasi menua.

>>> Jadwal Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Kick-off Malam Ini

Jika tren ini berlanjut, Korea Selatan tidak hanya mencetak rekor demografi, tetapi juga menjadi contoh investasi jangka panjang di bidang kesehatan dan layanan publik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM