⌂ Beranda News 'Spiderwoman' Aries Susanti Ditunjuk Jadi Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia

'Spiderwoman' Aries Susanti Ditunjuk Jadi Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia

'Spiderwoman' Aries Susanti Ditunjuk Jadi Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia
Ilustrasi: 'Spiderwoman' Aries Susanti Ditunjuk Jadi Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) menunjuk legenda speed Indonesia, Aries Susanti Rahayu, sebagai manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia.

Peraih dua medali emas Asian Games 2018 itu akan memimpin persiapan tim menuju Asian Games 2026.

>>> Pemain Naturalisasi Kamboja Ingin Bawa Tim Melaju Jauh di Piala AFF 2026

Aries menggantikan Pristiawan Buntoro yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim selama masa transisi.

Penunjukan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 0711.1/SKP/PP. NAS/VII/2026 yang ditandatangani Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid pada 11 Juli 2026.

Kriteria Pemilihan Aries Susanti

PP FPTI memilih Aries karena dinilai memenuhi sejumlah kriteria penting.

Selain berpengalaman sebagai atlet elite, perempuan yang dijuluki 'Spiderwoman' itu juga pernah memecahkan rekor dunia nomor speed putri dengan catatan waktu 6,995 detik pada 2019.

Aries juga merupakan kolektor dua medali emas pada Asian Games 2018, menunjukkan prestasinya yang gemilang di kancah internasional.

Efektif mulai bertugas pada Senin (27/7), Aries langsung mengalihkan fokus tim ke persiapan Asian Games 2026.

Hal ini dilakukan setelah para atlet menjalani jeda kompetisi World Climbing Series.

>>> Samsung Galaxy Z Fold8: Bukan Sekadar Ponsel Lipat, Tapi Pencipta Tren

'Asian Games (2026) tinggal menghitung hari.

Tidak ada waktu selain berlatih keras apalagi dalam kondisi yang serba terbatas,' ungkap Aries dalam pernyataan pers FPTI.

Fokus pada Asian Games 2026

Sebagai bagian dari persiapan pelatnas, PP FPTI memanggil 14 atlet ke Sekretariat PP FPTI di Jakarta Selatan pada Sabtu (25/7).

Mereka mengikuti wawancara sekaligus serah terima atlet dari PP FPTI kepada manajemen pelatnas.

Wawancara dipimpin oleh dua penasihat PP FPTI, Bayu Tresna dan Cally Setiawan.

Bayu menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar proses administrasi, melainkan juga menyamakan komitmen antara atlet, federasi, dan manajemen pelatnas.

Ke-14 atlet tersebut terdiri atas sembilan atlet yang lolos ke Asian Games 2026 dan lima atlet sparring partner.

>>> Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal Puncaki Grup A Piala AFF 2026

Setelah proses wawancara selesai, seluruh atlet bergabung ke markas pelatnas di Bekasi untuk menjalani program latihan intensif.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM