⌂ Beranda News Alasan Indonesia Pasang Target Empat Emas di Asian Games 2026
News

Alasan Indonesia Pasang Target Empat Emas di Asian Games 2026

Atlet Indonesia yang dipersiapkan untuk ajang Asian Games 2026
Alasan Indonesia Pasang Target Empat Emas di Asian Games 2026
A A Ukuran Teks16px

Indonesia bersiap menghadapi multiajang olahraga terbesar se-Asia, yaitu Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Kontingen Merah Putih kali ini datang dengan mengusung target perolehan sebanyak empat medali emas.

Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa target tersebut dinilai jauh lebih realistis jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya.

Pada edisi Hangzhou di China beberapa waktu lalu, kontingen Indonesia berhasil mengamankan total tujuh medali emas.

Penyesuaian target ini tidak lepas dari dinamika politik olahraga yang membuat sejumlah nomor andalan tidak lagi dipertandingkan.

Beberapa nomor yang hilang dari daftar pertandingan di antaranya adalah perahu naga serta cabang olahraga menembak.

Cabang Olahraga Andalan Peraih Emas

Pemerintah bersama induk organisasi menetapkan beberapa cabang olahraga yang menjadi lumbung tumpuan medali.

Cabang olahraga tersebut meliputi bulutangkis, panjat tebing, serta angkat besi yang konsisten menjadi andalan.

Dari cabang bulutangkis, PBSI secara khusus membidik satu medali emas dari nomor beregu putra.

Kekuatan tim bulutangkis didukung oleh kombinasi pemain berpengalaman dari Pelatnas dan non-Pelatnas.

Jonatan Christie bersama Alwi Farhan dan rekan-rekan disiapkan untuk memperkuat barisan tunggal.

Sementara itu, sektor ganda putra mengandalkan pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri.

Selain bulutangkis, angkat besi menurunkan atlet papan atas seperti peraih emas Olimpiade 2024, Rizki Juniansyah.

Rahmat Erwin Abdullah yang merupakan peraih emas Asian Games 2023 juga turun bertanding di kelas 73kg putra.

Federasi Panjat Tebing Indonesia turut memasang target tinggi dengan mengincar tiga medali.

Nomor speed putra dan putri menjadi tumpuan utama melalui kehadiran Veddriq Leonardo serta Desak Made Rita Kusuma Dewi.

Peluang tambahan medali juga terbuka lebar melalui persaingan ketat di nomor lead yang berpotensi melahirkan kejutan.

📰 Update Terbaru