Timnas Jerman menyatakan tidak akan meniru gaya bermain Timnas Argentina sebagai panutan. Federasi Sepakbola Jerman (DFB) menekankan bahwa Jerman memiliki identitas dan gaya bermainnya sendiri.
Keputusan ini diambil menyusul performa kurang memuaskan Jerman di berbagai turnamen internasional, termasuk tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
>>> Waspada Ubur-ubur Botol Biru Beracun di Pantai Sanur
Klopp Dipercaya Bawa Perubahan
Untuk mengatasi tren negatif tersebut, Jerman menunjuk Juergen Klopp sebagai pelatih baru menggantikan Julian Nagelsmann.
DFB memandang Klopp sebagai sosok yang tepat untuk membangkitkan sepak bola Jerman, terutama dengan gaya permainan gegenpressing yang telah terbukti sukses di level klub.
Direktur Olahraga DFB, Rudi Voeller, secara tegas menolak gagasan bahwa Jerman harus meniru Argentina, yang sempat mendominasi sepak bola dunia sejak 2022.
>>> Sam Altman Sebut AI Capai Singularitas, Pakar Berbeda Pendapat
Menurut Voeller, menjadikan Argentina sebagai contoh adalah diskusi yang tidak perlu dan bahkan bisa menjadi contoh yang buruk.
Ia menyatakan tidak membutuhkan tim yang bermain seperti Argentina, terlepas dari kesuksesan mereka meraih gelar Piala Dunia dan mencapai final edisi terakhir.
"Saya tidak perlu tim bermain seperti Argentina. Bukan soal gaya bermain," ujar Voeller seperti dikutip Tribuna.
>>> Klasemen Piala AFF: Malaysia Puncaki Grup B Usai Kalahkan Laos 3-0
Voeller menambahkan bahwa ia tidak memahami mengapa banyak pihak memuji tim Argentina secara berlebihan, meskipun mereka sempat menjadi juara Piala Dunia dan kembali lolos ke final pada edisi terakhir.

