Elon Musk mengungkapkan pandangan yang sangat optimis mengenai perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan dampaknya di masa depan manusia.
Ia percaya bahwa dalam beberapa tahun mendatang, AI akan melampaui kecerdasan manusia dan membuka jalan bagi era kelimpahan.
>>> Jadwal MSC 2026 Hari Ini: Team Vitality Hadapi Team Falcons PH
Musk memperkirakan bahwa sekitar satu miliar robot humanoid akan hadir, menggantikan banyak pekerjaan manusia.
Menurutnya, AI akan mampu melakukan segalanya lebih baik daripada manusia, kecuali mungkin menjadi manusia itu sendiri.
Ia memprediksi AI akan melampaui kecerdasan manusia dalam waktu sekitar lima tahun.
Hasil yang paling mungkin terjadi adalah era kelimpahan luar biasa di mana setiap orang bisa mendapatkan apa saja yang mereka inginkan.
Musk menekankan bahwa ini adalah pesan optimisme, dengan asumsi tidak terjadi perang dunia besar.
Perusahaan yang dipimpinnya, Tesla, sedang mengembangkan robot pekerja bernama Optimus.
>>> Milos Kerkez Yakin Andoni Iraola Sempurna untuk Liverpool
Ia memprediksi ukuran ekonomi global akan berlipat ganda dalam lima hingga enam tahun ke depan.
Musk sebelumnya juga menyatakan bahwa menabung untuk pensiun akan menjadi tidak relevan di masa depan.
Pendukung AI berpendapat bahwa teknologi ini pada akhirnya akan mengarah pada Pendapatan Dasar Universal (UBI).
UBI diharapkan dapat mendukung manusia yang kehilangan pekerjaan, serta mempermudah akses terhadap tempat tinggal, layanan kesehatan, dan hiburan.
Namun, tidak semua pihak memiliki pandangan yang sama mengenai dampak positif AI.
Peneliti energi Dr. Chris Martenson menyamakan perlombaan AI dengan kisah Menara Babel.
>>> Liverpool Hadapi Musim Baru dengan PR Kedalaman Skuad yang Sama
Ia melihatnya sebagai simbol keangkuhan manusia yang berpotensi membawa petaka.
