Perusahaan AI kini tidak hanya menggunakan buku digital, tetapi juga buku fisik sebagai sumber data pelatihan large language model (LLM).
Buku-buku tersebut langsung dihancurkan setelah dipindai.
>>> 5 Aplikasi yang Dianggap Paling Buruk untuk Privasi, Ada Facebook dan Messenger
Laporan 404 Media mengungkap bahwa perusahaan AI bekerja sama dengan ISBNdb untuk menyediakan buku fisik dalam jumlah besar.
ISBNdb menyebut dirinya sebagai database buku terbesar di dunia.
Sebelum era LLM, ISBNdb membantu perpustakaan, distributor, dan toko buku. Kini mereka membantu perusahaan AI membeli buku mulai dari 1.000 hingga 1 juta buku per pesanan.
Mayoritas buku yang dicari adalah buku cetak sebelum tahun 2022, sebelum era LLM. Hal ini untuk memastikan isinya murni tulisan manusia, bebas dari kontaminasi AI.
"Buku cetak dari sebelum era LLM secara struktural dijamin bebas dari kontaminasi ini.
Itu saja sudah menjadi keuntungan yang signifikan," tulis ISBNdb di websitenya, dikutip dari Futurism, Minggu (2/8/2026).
>>> Chelsea Masih Butuh Mudryk? Ini Kondisi Terbarunya
ISBNdb juga mengincar buku langka yang sudah tidak dicetak lagi. Artinya, perusahaan AI kemungkinan telah membeli dan menghancurkan salinan buku yang mungkin tidak dapat ditemukan lagi.
Sebagai bonus, ISBNdb menjanjikan kerahasiaan pembelian buku dalam jumlah besar. Mereka menyadari bahwa hal itu bisa merusak citra publik perusahaan AI.
"'Perusahaan AI menghancurkan dua juta buku' bukanlah judul berita yang dapat membangkitkan simpati," kata ISBNdb.
Salah satu perusahaan AI yang ketahuan melakukan praktik ini adalah Anthropic. Mereka sempat digugat oleh sekelompok penulis dan dipaksa membayar ganti rugi sebesar USD 1,5 miliar.
Menurut dokumen gugatan, Anthropic menggunakan mesin pemotong bertenaga hidrolik untuk memisahkan halaman buku dari spine-nya, lalu memindainya dengan alat pencitraan kelas industri.
Proses ini memanfaatkan doktrin penjualan pertama, yang memungkinkan pembeli melakukan apa pun tanpa persetujuan pemilik hak cipta.
>>> Jadwal Liverpool Vs Leeds United di Chicago, Main Senin Dini Hari
Karena mengubah buku fisik menjadi teks digital, hakim memutuskan bahwa ini bersifat transformatif dan dilindungi fair use.
