⌂ Beranda News Kisah Tragis Asisten Thomas Alfa Edison, Jadi Korban Pertama X-Ray

Kisah Tragis Asisten Thomas Alfa Edison, Jadi Korban Pertama X-Ray

Kisah Tragis Asisten Thomas Alfa Edison, Jadi Korban Pertama X-Ray
Ilustrasi: Kisah Tragis Asisten Thomas Alfa Edison, Jadi Korban Pertama X-Ray
A A Ukuran Teks16px

Pada 1895, Wilhelm Roentgen menemukan sinar-X saat menguji sinar katoda. Penemuan ini membawa dampak besar bagi dunia kedokteran dan fisika.

Kabar tersebut sampai ke Thomas Alfa Edison, ilmuwan terkenal dengan penemuan bola lampu. Namun, yang menjadi korban adalah asistennya, Clarence Madison Dally.

>>> Trio Asus Vivobook 14 Terbaru Hadir dengan Sembilan Pilihan Warna

Dally bukan seorang ilmuwan, melainkan peniup kaca yang bekerja di Edison Lamp Works setelah enam tahun bertugas di Angkatan Laut AS.

Ia kemudian pindah ke Laboratorium Edison untuk membantu proyek lampu pijar.

Peran Dally dalam Eksperimen Sinar-X

Ketika Edison mulai bereksperimen dengan sinar-X, ia meminta bantuan Dally. Dally bertugas memproduksi tabung sinar katoda dan mencari lampu fluoresen pengganti bola lampu.

Dally menguji tabung dengan menempatkan tangan kirinya langsung di jalur sinar. Metode ini sebenarnya umum dilakukan pada masa awal penggunaan sinar-X.

Edison mencatat tangan Dally tampak terbakar, diikuti kerontokan rambut dan ulserasi. Meski begitu, pekerjaan pada sinar-X terus berlanjut.

>>> Piala AFF: Indonesia Dijagokan Taklukkan Singapura, Lolos ke Semifinal

Karena tangan kirinya terbakar, Dally mulai menggunakan tangan kanannya. Kondisinya semakin memburuk, dan ia merendam kedua tangannya dalam air untuk mengurangi rasa sakit.

Akhir Hidup Dally

Pada 1901, Dally diminta ke Buffalo, New York, untuk memasang mesin sinar-X Edison. Mesin itu diharapkan dapat membantu menemukan peluru yang menembak Presiden William McKinley.

Namun, presiden dianggap tidak cukup stabil untuk dipindai dan meninggal tak lama kemudian. Dally juga tidak lama menyusul.

Beberapa cangkok kulit dicoba, tetapi gagal. Dally akhirnya mengizinkan lengan kirinya diamputasi, diikuti beberapa jari tangan kanannya.

Dally meninggal pada 1904 akibat dermatitis radiasi dan komplikasinya. Ia diyakini sebagai manusia pertama yang meninggal akibat paparan sinar-X.

>>> Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya

Edison kemudian menghentikan eksperimen sinar-X. Ia mengaku penglihatannya hampir hilang dan asistennya kehilangan fungsi kedua lengan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM