Marc Marquez menyambut MotoGP Inggris 2026 dengan optimisme, namun ia mengakui Sirkuit Silverstone berpotensi menjadi salah satu ujian terberatnya di paruh kedua musim ini.
Setelah jeda empat pekan, MotoGP kembali bergulir. Marquez datang dengan performa impresif, meraih tiga kemenangan dalam empat seri terakhir.
>>> Platform Digital Global Didorong Berkontribusi Biayai Infrastruktur Digital RI
Performa apik ini membuatnya berhasil memangkas selisih poin secara signifikan. Ia kini hanya tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen, Jorge Martin, dan menempati posisi ketiga.
Karakter Sirkuit Silverstone Jadi Perhatian
Namun, Silverstone bukanlah sirkuit yang dianggap menguntungkan bagi Marquez. Karakteristik lintasan yang didominasi tikungan cepat dan perubahan arah berkecepatan tinggi sangat menguras fisik.
Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena bahu kanan Marquez belum pulih sepenuhnya. Ia memanfaatkan jeda musim panas untuk memulihkan kondisi fisiknya agar dapat tampil lebih kompetitif.
>>> Mikel Arteta Manajer Paling Lama Bertugas di Liga Inggris Musim 2026/27
"Saya memanfaatkan jeda tiga pekan untuk sedikit beristirahat, tetapi juga memulihkan energi dan tetap menjalani latihan," ujar Marquez.
Ia menambahkan, "Silverstone adalah sirkuit yang panjang dan sangat menguras fisik. Selain itu, selalu ada faktor cuaca yang bisa mengubah jalannya balapan sepenuhnya."
Silverstone juga bukan trek yang terlalu bersahabat bagi Marquez. Sepanjang kariernya di kelas MotoGP, ia baru sekali meraih kemenangan di sirkuit legendaris Inggris tersebut.
>>> Juventus Tunjukkan Soliditas untuk Redam Serangan Chelsea
Tantangan fisik diperkirakan akan menjadi faktor penentu, mengingat karakter Silverstone disebut mirip dengan Assen. Di MotoGP Belanda, Marquez hanya finis keenam sebelum turun ke posisi ketujuh akibat penalti.

