Atlet tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, siap menghadapi Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang akan digelar di India pada pertengahan Agustus mendatang.
Meskipun sempat muncul kekhawatiran terkait penyelenggaraan India Open Januari lalu yang diwarnai masalah non-teknis seperti kebersihan dan hewan masuk arena, Alwi memilih untuk tidak terlalu memikirkannya.
>>> Platform Digital Global Diminta Berkontribusi Biayai Infrastruktur Digital RI
Venue yang akan digunakan untuk Kejuaraan Dunia pada 17-23 Agustus nanti adalah Indira Gandhi Stadium, New Delhi, yang sama dengan venue India Open.
Alwi mengaku ada kekhawatiran, namun ia optimistis karena BWF telah melakukan peninjauan sebelum turnamen dimulai.
Saya tak tahu kondisinya bakal gimana.
Tapi saya saat dapat info, BWF dari dua minggu sebelum perhelatan dimulai mereka sudah standby di sana untuk memastikan bahwa tidak ada lagi yang dikomplain-komplain seperti kemarin," ujar Alwi.
Ia menambahkan, jika memang ada kendala, semua atlet akan merasakannya. "Kalau dibilang khawatir ya saya khawatir, tapi saya tak mau rugi karena semuanya merasakan.
>>> Ilmuwan AI Top Google Pindah, Saham Alphabet Anjlok
Yang ada begitu mau gimana lagi, harus kita nikmati saja lah," tegasnya.
Bagi Alwi, Kejuaraan Dunia memiliki atmosfer yang berbeda dengan tekanan tinggi karena statusnya sebagai salah satu turnamen paling bergengsi di kalender BWF.
"Hawa Kejuaraan Dunia beda banget. Memang enggak ada yang senyum-senyum.
Semua susah tidur, sudah enggak sabar mau main, orang sudah takut duluan sebelum main," katanya.
Ia berharap dapat memberikan hasil terbaik di Kejuaraan Dunia tahun ini, setelah pada edisi sebelumnya terhenti di babak 16 besar.
>>> Virgil van Dijk Bantu Giovanni Leoni Lewati Masa Sulit Cedera
"Saya berharap Kejuaraan Dunia vibes-nya seperti Kejuaraan Dunia, penyelenggaraannya bagus, dan kita tim Indonesia bisa kasih yang terbaik," tutup Alwi.

