⌂ Beranda News Piala Presiden 2026: Sepak Bola Wujudkan Nilai Luhur Indonesia

Piala Presiden 2026: Sepak Bola Wujudkan Nilai Luhur Indonesia

Piala Presiden 2026: Sepak Bola Wujudkan Nilai Luhur Indonesia
Ilustrasi: Piala Presiden 2026: Sepak Bola Wujudkan Nilai Luhur Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Beberapa hasil mengejutkan terjadi, seperti Persebaya mengalahkan Persija, Persib menaklukkan Port FC, dan Persebaya dikalahkan PSMS Medan. Partai final antara Persib dan Persebaya juga menjadi bukti ketatnya persaingan.

Selain pengalaman bertanding profesional, juara Piala Presiden 2026 mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 8 miliar.

Pemenang kedua menerima Rp 3,5 miliar, tempat ketiga Rp 2,5 miliar, dan peringkat keempat Rp 1,5 miliar.

Tim yang tidak lolos ke semifinal tetap mendapat apresiasi Rp 250 juta.

Mengusung Nilai-nilai Luhur

Piala Presiden 2026 tidak hanya menyajikan kompetisi elite, tetapi juga mengusung misi besar. Masyarakat diharapkan mendapatkan manfaat dari turnamen ini.

>>> Pancasakti Run 2026: Dampak Ekonomi dan Sosial yang Terukur

Misi tersebut meliputi transparansi dan keterbukaan informasi keuangan turnamen, mendorong ekonomi kerakyatan, serta menjaga lingkungan.

Menurut Steering Committee Maruarar Sirait, Piala Presiden 2026 mendapatkan suntikan dana dari banyak sponsor. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 100 miliar.

"Total hadiah itu diberikan usai Piala Dunia 2026 mendapat suntikan dana berlimpah dari banyak sponsor. Dana yang dihimpun mencapai 100 miliar.

Untuk menjaga integritas dan transparansinya, PricewaterhouseCooper (PwC) menjadi auditor independen Piala Presiden selama 8 kali berturut-turut," katanya.

Piala Presiden 2026 juga menggerakkan ekonomi kerakyatan. Sebanyak 165 pedagang di Bandung, Surabaya, dan Bali kebanjiran rezeki dari berjualan di sekitar stadion.

Dari sisi tontonan, rating siaran pertandingan memecahkan rekor. Emtek mencatat rating 4,3 dengan tv share 24,5.

Pertandingan Piala Presiden 2026 ditonton 172 juta orang menurut data Nielsen, naik 16 persen dari 2025.

Kampanye "Datang Bersih, Pulang Bersih" juga berjalan sukses.

Komunitas seperti Metamorfosa, Rumah Bintang Bandung, dan Trash Ranger Bali membantu memilah sampah untuk didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM