⌂ Beranda News Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, Jargon 'King Indo' Runtuh
News

Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, Jargon 'King Indo' Runtuh

Timnas Indonesia bermain di Piala AFF 2026
Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, Jargon 'King Indo' Runtuh
A A Ukuran Teks16px

Kedigdayaan timnas ini memicu euforia di kalangan suporter.

Muncul celetukan 'oh, begini rasanya punya Timnas jago' dan 'serahkan saja trofinya langsung ke King Indo' di media sosial, membuat julukan 'King Indo' semakin sering digaungkan.

Namun, di tengah euforia tersebut, suporter Indonesia mulai dihampiri gejala anemoia, yaitu kerinduan terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak pernah dialami.

Optimisme tinggi menjelang Piala AFF 2026 sempat membuncah, mengingat skuad Indonesia memiliki nilai pasar tertinggi di antara peserta lain.

Kemenangan atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0) sempat memperkuat harapan akan trofi pertama.

Namun, kekalahan telak 0-3 dari juara bertahan Vietnam di Stadion Pakansari menjadi pukulan telak.

Insiden saling sindir antara Justin Hubner dan pemain Vietnam pasca laga tersebut juga menunjukkan adanya tekanan.

Kegagalan di Piala AFF 2026 ini seolah menyadarkan publik bahwa label 'King Indo' hanyalah ilusi.

Bukti nyata adalah terakhir kali Indonesia meraih gelar juara saat SEA Games 1991, jauh sebelum generasi sekarang.

Suporter yang hadir di Stadion Jalan Besar mengungkapkan kekecewaan mereka. "John, kamu memalukan!"

teriak seorang suporter, mempertanyakan taktik tim dan tanggung jawab atas kegagalan lolos.

Kegagalan ini kembali ditutup dengan pernyataan 'pelajaran berharga' dan evaluasi. Fenomena anemoia membuat publik meromantisasi kejayaan yang tidak pernah benar-benar dialami.

Sebelum menyematkan mahkota 'King Indo', penting untuk memastikan mahkota itu memang pernah menjadi milik Indonesia.

📰 Update Terbaru