⌂ Beranda News Industri Aplikasi dan Game RI Tumbuh 18,22%, Pemerintah Genjot Investasi

Industri Aplikasi dan Game RI Tumbuh 18,22%, Pemerintah Genjot Investasi

Industri Aplikasi dan Game RI Tumbuh 18,22%, Pemerintah Genjot Investasi
Ilustrasi: Industri Aplikasi dan Game RI Tumbuh 18,22%, Pemerintah Genjot Investasi
A A Ukuran Teks16px

Industri aplikasi dan game di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat sebesar 18,22% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dinilai signifikan dan berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa sektor ekonomi kreatif secara keseluruhan telah berkontribusi 7,3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2025.

>>> Jorge Martin Pole Position dan Pecahkan Rekor di MotoGP Inggris 2026

Ia optimistis kontribusi tersebut akan melampaui 8% dalam satu tahun ke depan. "Yang kedua, pertumbuhan aplikasi dan games sendiri dibandingkan tahun sebelumnya itu meningkat sekitar 18,22%.

Dan ini sangat signifikan impact-nya juga ke tenaga kerja," ujar Riefky.

Upaya Peningkatan Investasi dan Ekspor

Pemerintah berupaya meningkatkan investasi di sektor game melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah membawa 10 developer game terbaik Indonesia ke Jerman pada 2025.

Di Jerman, para developer tersebut didampingi untuk bertemu calon investor dan menjajaki peluang kerja sama bisnis.

"Bagaimana investasi ke sektor game ini bisa semakin meningkat, salah satunya kolaborasi dengan Komdigi dan Kementerian Perdagangan serta Pemda DKI yang kami lakukan di tahun 2025," jelas Teuku Riefky.

>>> Real Madrid Tak Akan Cari Gelandang Baru Jika Gagal Rekrut Rodri

Selain itu, pemerintah juga mendorong partisipasi developer Indonesia dalam berbagai acara internasional seperti Tokyo Game Show. Promosi produk game lokal juga terus digalakkan untuk meningkatkan ekspor.

Kementerian Ekonomi Kreatif menampilkan sembilan game lokal di Bandara Soekarno-Hatta agar dapat dicoba langsung oleh pengunjung.

Kolaborasi melalui kegiatan seperti Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) juga akan terus dilanjutkan.

Dalam hal pengembangan sumber daya manusia, pemerintah menjalankan program pelatihan dan pendampingan bersama berbagai pihak, termasuk kolaborasi sebelumnya dengan Google Play.

Menekraf menegaskan komitmennya untuk terus menggandeng asosiasi seperti Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan komunitas board game melalui program seperti game seed.

>>> Amartha 10X Run 2026 Kembali Digelar di GBK dengan Konsep Lari dan Festival

Dengan pertumbuhan yang dicapai, pemerintah berharap industri game dapat semakin kuat dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM