⌂ Beranda News Eks Petinju Puerto Rico Prichard Colon Wafat Usai Koma Panjang
News

Eks Petinju Puerto Rico Prichard Colon Wafat Usai Koma Panjang

Eks Petinju Puerto Rico Prichard Colon Wafat Usai Koma Panjang
Eks Petinju Puerto Rico Prichard Colon Wafat Usai Koma Panjang
A A Ukuran Teks16px

Dunia tinju internasional tengah berduka atas kepergian petinju asal Puerto Rico, Prichard Colon.

Ia meninggal dunia pada usia 33 tahun, hampir 11 tahun setelah mengalami cedera otak parah dalam sebuah pertarungan profesional.

>>> Arsenal vs Man City di Community Shield: Rekor Tak Terkalahkan Mikel Arteta Atas Enzo Maresca

Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh sang ayah, Richard Colon, melalui unggahan media sosial.

Penyebab spesifik kematian petinju tersebut belum diumumkan kepada publik oleh pihak keluarga.

Tragedi Cedera Otak di Tahun 2015

Semasa aktif bertinju, Colon memiliki rekor cemerlang dengan 16 kemenangan tanpa kekalahan.

Namun, pertarungan melawan Terrel Williams pada Oktober 2015 mengubah jalan hidupnya secara drastis.

Dalam laga di Fairfax, Virginia, tersebut, Colon beberapa kali menerima pukulan di bagian belakang kepala.

Ia sempat terjatuh pada ronde kesembilan dan dinyatakan kalah diskualifikasi akibat kesalahpahaman di sudut ring.

Kondisinya memburuk usai meninggalkan ring, di mana ia muntah dan ambruk di ruang ganti sebelum dilarikan ke rumah sakit.

>>> Jadwal Lengkap MPL ID S18 Hari Ini: Ada Duel Navi Kontra Alter Ego

Dokter mendiagnosis adanya hematoma subdural atau pendarahan di sekitar otak pasien.

Colon harus menjalani operasi darurat dan sempat berada dalam kondisi koma selama 221 hari.

Setelah terbangun dari koma, ia mengalami kerusakan neurologis berat yang membuatnya tidak bisa berjalan maupun berbicara normal.

Keluarga mendampingi proses pemulihannya selama bertahun-tahun hingga perjuangan tersebut akhirnya berakhir.

Penghormatan dari Organisasi Tinju Dunia

Kepergian Prichard Colon memicu gelombang belasungkawa dari berbagai organisasi tinju dunia.

Presiden WBO Gustavo Olivieri mengenang almarhum sebagai figur dengan ketekunan dan semangat juang yang luar biasa.

Organisasi WBC dan WBA juga memberikan penghormatan mendalam kepada sang petinju.

>>> Ahli Sebut Piton Burma Sulit Diberantas karena Jadi Predator Ganas di Florida

Mereka menilai kisah hidup Colon memberikan pelajaran penting tentang ketangguhan dalam olahraga tinju.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM