Kehadiran pemain asing di panggung kompetitif Free Fire Indonesia mendadak jadi sorotan. Onic resmi mendatangkan Rattapoom Sunthalunai alias Poom untuk memperkuat skuadnya di FFWS SEA 2026 Fall.
Langkah berani ini menjadikan Onic sebagai tim asal Indonesia pertama yang memakai jasa pemain asing. Poom sebelumnya memperkuat Team Falcons dan kini bergabung bersama roster Onic lainnya.
>>> Fabio Quartararo Resmi Hengkang ke Honda Usai Kecewa pada Yamaha
Respons Beragam dari Tim Rival
Keputusan Onic menarik pemain luar negeri memunculkan pertanyaan bagi tim-tim rival lainnya. RRQ Kazu dan Evos Divine lantas memberikan pandangan mereka terkait tren penggunaan pemain asing.
Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan, menyatakan timnya tidak tertarik merekrut pemain asing karena percaya pada regenerasi lokal. Kendala bahasa juga menjadi faktor utama yang dihindari oleh pihak RRQ.
Pendapat serupa disampaikan pelatih Evos Divine, Leem, yang belum berencana mendatangkan pemain asing. Kendati demikian, ia sempat memikirkan opsi pemain asal Malaysia demi mempermudah proses adaptasi.
>>> Kartel narkoba catut wajah Erling Haaland pada 370 paket kokain
Di sisi lain, pelatih Bigetron by Vitality, Christian Pascoal, menilai komunikasi berbahasa Inggris sangat krusial dalam game Battle Royale.
Menurutnya, mengambil risiko mendatangkan pemain asing tanpa kemampuan bahasa Inggris cukup sulit.
Sementara itu, pelatih MBR Omega, Tri Julio Edwardo, justru membuka peluang merekrut pemain asing jika memang dibutuhkan.
>>> Pemerintah Pastikan Proyek Giant Sea Wall Cegah Penurunan Daratan Pantura
Ia akan memantau perkembangan dan adaptasi yang sedang dijalani oleh Onic saat ini.

