Musisi dan produser Indonesia Eka Gustiwana mendapat sorotan dari Apple dalam program Here's to the Dreamers edisi keempat tahun 2026.
Personel Weird Genius itu dinilai sebagai salah satu talenta kreatif Asia Tenggara yang mampu memanfaatkan teknologi untuk mendorong proses berkarya.
>>> Faktor Frekuensi dan Tembok Bikin Sinyal 5G Susah Tembus Rumah
Apple menampilkan kisah para kreator melalui App Store dan Apple Music.
Di App Store Indonesia, Eka mendapat sorotan khusus terkait peran teknologi dalam pembuatan musiknya.
Perjalanan Karier dan Pemanfaatan Teknologi
Ketertarikan Eka terhadap produksi musik sudah muncul sejak masa kecilnya.
Ia bahkan pernah bermain musik di acara pernikahan untuk mengumpulkan uang demi membeli keyboard pertamanya.
Perjalanan tersebut membawanya menjadi salah satu produser musik Indonesia yang dikenal luas setelah bergabung dengan Weird Genius.
Selain pencapaian pribadi, ia juga membentuk proyek kolektif singer-songwriter bernama Introvrt.
>>> Niklas Sule Kembali Bermain Bola dan Sumbang Gol di Divisi Sembilan
Dalam proses kreatifnya, ia menggunakan sejumlah aplikasi seperti YouTube, Gemini, Claude, dan Logic Pro.
Bagi Eka, perubahan teknologi menuntut para kreator untuk terus beradaptasi agar tidak tertinggal.
Industri kreatif selalu berubah dan inovasi menjadi cara untuk terus bergerak maju.
Kreator Asia Tenggara dalam Program Apple
Program Here's to the Dreamers 2026 juga menampilkan kreator lain dari berbagai negara Asia Tenggara.
Mereka adalah Marisa Chentakul dari Thailand, Eddie Putera dari Malaysia, Trung Bảo dari Vietnam, serta Jasmine Sokko dari Singapura.
>>> Rodri Pilih Barcelona Dibanding Tawaran Klub Lain Karena Cocok
Para kreator tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan, aplikasi, dan teknologi dengan pendekatan yang beragam dalam bidang seni masing-masing.
