Perusahaan teknologi Dyson mengambil langkah penarikan produk sikat gigi pintar berbasis AI, CameraJet, dari pasaran global.
Keputusan tersebut diambil menyusul laporan adanya kendala teknis berupa kebocoran air pada bagian internal perangkat canggih tersebut.
Perangkat sikat gigi seharga USD 499 atau sekitar Rp 7,7 jutaan itu dilaporkan mengalami kerusakan dan mati total seketika setelah dipakai.
Cacat manufaktur pada satu batch produksi tabung jet memicu cairan merembes dan mengenai sirkuit elektronik di dalam perangkat.
Akibat insiden tersebut, Dyson langsung mengisolasi inventaris dan menghapus stok produk dari sejumlah peritel besar.
Pihak manajemen Dyson telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para konsumen yang terdampak masalah ini.
Perbaikan lini produksi kini telah selesai dilakukan agar unit yang sudah diperbaiki bisa segera dikirimkan kembali ke mitra ritel.
Produk CameraJet sendiri merupakan hasil riset dan pengembangan selama enam tahun sebagai bagian dari ekspansi bisnis kesehatan mulut.