Lonjakan harga RAM yang terjadi saat ini memaksa para vendor smartphone memikirkan ulang strategi lini produk mereka.
Krisis komponen tersebut kini mengancam kelanjutan ponsel flagship kelas Ultra di pasaran.
Sejumlah laporan tipster menyebutkan beberapa vendor ponsel Android berencana membatalkan perangkat Ultra. Mereka juga merevisi rencana peluncuran global untuk segmen ponsel kelas atas tersebut.
Leaker Yogesh Brar mengungkapkan bahwa Xiaomi telah membatalkan peluncuran Xiaomi 18 Ultra. Belum ada kepastian apakah lini ponsel Ultra ini dipensiunkan sepenuhnya atau sekadar dilompati satu generasi.
Sebagai pengganti, Xiaomi dikabarkan tengah mengembangkan produk Mix series. Seri baru ini memakai teknologi dari Xiaomi 18 Ultra dan menjalankan chipset Xring O3 buatan Xiaomi.
Informasi pembatalan ini turut dikuatkan oleh tipster Kartikey Singh lewat postingannya. Oppo dan Vivo diputuskan tidak meluncurkan ponsel Ultra generasi baru di pasar global.
Ponsel teratas dari Oppo dan Vivo tersebut nantinya hanya akan tersedia eksklusif di negara asalnya, China.
Ponsel penerus seperti Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra mungkin absen secara global.
Hanya perangkat Ultra dari Samsung yang dilaporkan tetap tersedia secara global. Vendor ponsel Android lainnya dikabarkan bakal beralih menggunakan model Pro Max sebagai segmen tertinggi.