Menteri Pemuda dan Olahraga menyambut positif langkah kepolisian menetapkan mantan pelatih kepala pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia sebagai tersangka kasus kekerasan seksual.
Peristiwa tersebut berdasarkan keterangan kepolisian diduga terjadi secara berulang dalam rentang waktu 2022 hingga Desember 2025.
>>> Christos Tzolis Dinilai Punya Gaya Main Mirip Alexis Sanchez di Arsenal
Berkas perkara kini sudah dinyatakan lengkap atau P-21 serta telah dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan.
Menpora menegaskan bahwa pelaku sudah tidak boleh lagi berkecimpung di dalam dunia olahraga nasional.
Ia menekankan bahwa langkah hukum ini menjadi bukti nyata bahwa segala bentuk pelecehan tidak mendapatkan tempat.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan para korban mendapatkan perlindungan, pendampingan hukum, serta keadilan.
>>> Potongan Harga AC Split 1 PK Polytron Saat Transmart Full Day Sale
Pemerintah menyatakan hadir dan berpihak kepada korban agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini.
Kasus ini dinilai sebagai momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap ekosistem olahraga di tanah air.
Seluruh induk organisasi cabang olahraga diminta untuk menjadikan aspek keselamatan atlet sebagai prioritas tertinggi.
>>> Kompetisi World Humanoid Robot Games 2026 Pertandingkan Ribuan Robot
Kementerian berencana memperkuat sistem perlindungan atlet yang mencakup mekanisme pengaduan serta pencegahan yang berpihak kepada korban.