Kelompok peretas SilverFox melancarkan aksi berbahaya dengan memanfaatkan tren kecerdasan buatan untuk menyusup ke jaringan perusahaan.
Tim Kaspersky GReAT mengungkapkan bahwa target serangan ini mencakup berbagai negara termasuk Indonesia.
Modus Penyebaran Claude Palsu
Para peretas mendistribusikan aplikasi Claude palsu untuk sistem operasi Windows, macOS, dan Linux.
Langkah ini dirancang untuk mengecoh pertahanan keamanan korporasi yang sedang masif mengadopsi teknologi AI.
Sebelumnya, kelompok ini juga menyebarkan ribuan email phishing berkedok pemberitahuan audit pajak fiktif.
Pakar keamanan menyarankan perusahaan untuk memperkuat pertahanan dengan strategi berbasis AI serta arsitektur Zero Trust.