Pedro Acosta mengungkapkan pengakuan mengejutkan terkait kehidupannya di lingkungan balap motor bergengsi dunia.
Rider KTM tersebut mengaku sama sekali tidak memiliki teman di paddock MotoGP.
Bagi Acosta, kondisi tersebut justru memberikan keuntungan tersendiri saat dirinya harus bertarung di lintasan.
Dia merasa bisa membalap tanpa ragu dan tidak perlu memikirkan perasaan siapa pun saat melakukan aksi menyalip.
Pebalap muda asal Spanyol itu menilai para rival di lintasan sebenarnya cukup mudah diajak berbicara di luar balapan.
Namun, situasi berubah drastis ketika semua orang datang dengan impian yang sama untuk menjadi juara.
Acosta menganggap sulit membangun hubungan yang benar-benar jujur dengan individu yang memiliki ambisi setara.
Karena alasan itulah, dia memilih untuk mengambil langkah mundur dan menjaga jarak sejak hari pertama.
Sikap ini membuatnya merasa nyaman karena terbebas dari beban emosional terhadap pebalap lain.
Dia bahkan merindukan rivalitas panas masa lalu seperti persaingan Valentino Rossi dan Sete Gibernau.
Menurutnya, hubungan antarpembalap yang tidak selalu akur merupakan bumbu menarik yang kini mulai hilang.