Membangun industri semikonduktor dari nol biasanya menuntut biaya besar dan waktu riset yang sangat panjang.
Namun, ChangXin Memory Technologies memilih menempuh jalan pintas hingga menjadi produsen DRAM terbesar di China.
>>> Situasi Julian Alvarez Bikin Atletico Tak Nyaman tetapi Tetap Didukung
Rekam jejak pendirian perusahaan tersebut akhirnya terbuka dalam persidangan di pengadilan Seoul pekan lalu.
Pengakuan Mantan Teknisi Samsung
Kisah ini terungkap lewat kesaksian mantan teknisi ahli Samsung bermarga Jeon yang membelot pada 2016.
Di hadapan hakim, ia mengaku perusahaan barunya sama sekali tidak memiliki fasilitas laboratorium dasar.
Para petinggi perusahaan disebut sudah mengincar dokumen super rahasia milik Samsung sejak hari pertama.
Dokumen krusial bernama Process Recipe Plan itu memuat sekitar 600 langkah panduan manufaktur presisi.
Samsung sendiri menghabiskan waktu lima tahun dan dana lebih dari USD 1 miliar untuk merumuskan spesifikasi tersebut.
>>> Iraola Sebut Liverpool Tidak Layak Kalah di Markas Newcastle
Jaksa penuntut meyakini perusahaan China tersebut merekrut mantan pekerja Samsung demi membajak data.
Berkat langkah itu, CXMT sukses memproduksi massal chip memori canggih pada tahun 2023.
Kapasitas produksinya melonjak tajam dari 40 ribu menjadi 720 ribu wafer dalam kurun waktu singkat.
Otoritas Korea Selatan merespons perampasan kekayaan intelektual ini dengan mendakwa sepuluh orang.
Jeon telah dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun oleh hakim pada April lalu.
>>> Hacker SilverFox Sebarkan Aplikasi Claude Palsu Sasar Korporasi Lokal
Samsung kini berpeluang menggunakan kesaksian ini untuk menyerang balik melalui Komisi Perdagangan Internasional AS.