⌂ Beranda › News › Kenaikan Harga Permanen Warnai Pasar Teknologi, Era Ponsel Android Murah Berakhir
News

Kenaikan Harga Permanen Warnai Pasar Teknologi, Era Ponsel Android Murah Berakhir

Ilustrasi deretan smartphone di toko
Faktor Biaya dan Keterampilan Bikin 110 Juta Penduduk RI Belum Online
A A Ukuran Teks16px

Firma riset IDC merilis prediksi terbaru mengenai kondisi pasar smartphone global untuk tahun 2026.

Pengiriman perangkat secara global diproyeksikan mengalami penurunan tajam hingga 16,7% tahun ini.

Faktor utama penurunan tersebut berasal dari masalah pasokan komponen memori seperti RAM dan NAND.

Harga komponen inti tersebut melonjak lebih dari 300% dari tahun sebelumnya.

Lonjakan terjadi karena produsen chip mengalihkan kapasitas produksi demi memenuhi permintaan pusat data AI.

Rata-rata harga jual ponsel melonjak 27,61% menjadi USD 581 akibat beban biaya yang ditanggung vendor.

Francisco Jeronimo selaku Vice President for Worldwide Client Devices IDC menyebut era ponsel murah telah usai.

Vendor ponsel Android merasakan dampak paling berat dari krisis pasokan komponen memori global.

Segmen entry-level dengan harga di bawah USD 100 mengalami anjlok pengapalan hampir 60% pada kuartal kedua 2026.

Sebaliknya, segmen ponsel layar lipat justru diprediksi tumbuh 12,6% didorong penjualan yang kuat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru