Atlet angkat besi Indonesia Rizki Juniansyah menyatakan kesiapannya untuk menjalani debut pada ajang Asian Games 2026.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu mengaku kondisi fisiknya sudah pulih 100 persen setelah sempat mengalami cedera bahu.
Pada pesta olahraga di Aichi-Nagoya, Jepang tersebut, Rizki dipastikan akan turun bertanding di kelas 85 kg putra.
Sebelumnya saat meraih emas Olimpiade Paris, atlet berusia 23 tahun itu tampil di nomor kelas 73 kg.
Perpindahan kelas ini dilakukan karena pembagian jatah satu atlet untuk satu kelas serta bertukar dengan seniornya, Rahmat Erwin Abdullah.
Kenaikan kelas ini menuntut Rizki untuk menambah berat badan sekaligus meningkatkan power agar mampu bersaing.
Saat ini berat badannya masih berada di angka 78 kg dan belum mencapai batas 80 kg.
Menghadapi persaingan di kelas baru, dia mewaspadai kekuatan lifter dari lima negara.
Kelima negara tersebut meliputi Korea Utara, China, Iran, Thailand, serta Korea Selatan.
Tingginya ekspektasi publik dan status peraih emas Olimpiade tidak dianggap sebagai beban oleh sang atlet.
Rizki memilih untuk menikmati setiap pertandingan dan fokus memberikan performa terbaik demi nama Indonesia.