Gedung Putih baru saja meluncurkan website khusus berisi lima game arcade guna mempromosikan kebijakan pemerintahan.
Salah satu permainan yang dirilis mendadak menuai kontroversi besar dan kini telah resmi dihapus dari situs tersebut.
Game kontroversial itu berjudul Build the Wall dengan mekanik permainan yang sangat mirip dengan game legendaris Tetris.
Permainan ini mengajak pemain membangun dinding setinggi mungkin guna melindungi perbatasan Amerika Serikat dari serbuan zombie.
Banyak pihak menilai game tersebut sarat unsur rasis karena secara terang-terangan menyuarakan pesan anti-imigran.
Tim pengembang di balik Tetris langsung bereaksi keras hanya berselang sehari setelah game buatan Gedung Putih itu dirilis.
The Tetris Company mengeluarkan pernyataan resmi di media sosial yang menegaskan sikap mereka untuk menjauhkan diri dari game tersebut.
Perusahaan itu juga secara tegas mengisyaratkan kemungkinan untuk mengambil langkah hukum terkait pelanggaran hak cipta.
Pihak Tetris menyatakan bahwa mereka menanggapi serius masalah peniruan hak kekayaan intelektual pada produk game.
Gertakan hukum tersebut tampaknya sukses membuat pemerintahan Donald Trump khawatir hingga akhirnya memutuskan menghapus game tersebut.
Website promosi itu sendiri turut memuat beberapa game lain yang meniru judul populer seperti Flappy Bill dan Rio Run.