Cesc Fabregas memilih untuk bersikap tenang menghadapi laga perdana Como di ajang Liga Champions.
Pelatih asal Spanyol itu tidak mau meromantisasi pertandingan bersejarah tersebut dan tetap fokus penuh pada target tiga poin.
Como tercatat menjadi salah satu dari empat wakil Serie A di Liga Champions musim 2026/2027.
Momen ini menandai kali pertama klub asal kota kecil tersebut tampil di kompetisi elit antarklub Eropa.
Pertandingan debut itu mempertemukan Como dengan RB Leipzig di Stadio Sinigaglia pada Jumat dini hari.
Stadion kebanggaan tersebut baru saja merampungkan proses renovasi agar dapat memenuhi standar ketat dari UEFA.
Euforia besar yang melanda para suporter bahkan membuat petinggi klub merelakan tiket mereka untuk penonton lansia.
Kendati demikian, antusiasme berlebihan dinilai bisa menjadi bumerang bagi tim pendatang baru seperti Como.
Fabregas menegaskan bahwa duel melawan Leipzig memiliki tingkat kepentingan yang sama seperti laga-laga berikutnya.
Menurutnya, laga tersebut pada dasarnya hanyalah sebuah pertandingan sepak bola biasa yang wajib dimenangkan.
Ia juga memandang Leipzig sebagai tim hebat yang harus dijadikan batu loncatan untuk berkembang di papan atas.