Binus University resmi meluncurkan Program Artificial Intelligence di kampus Binus @Bekasi pekan ini.
Langkah tersebut diambil guna memperluas akses pendidikan kecerdasan buatan sekaligus menyiapkan lulusan yang relevan.
Kementerian Komunikasi dan Digital memproyeksikan Indonesia membutuhkan 12 juta talenta digital pada 2030.
Saat ini masih terdapat selisih kesenjangan sekitar tiga juta talenta yang harus segera dipenuhi.
Tingginya Adopsi Teknologi
Laporan Microsoft Work Trend Index 2026 mengungkapkan sebanyak 33% pekerja di Indonesia tergolong pengguna AI tingkat lanjut.
Angka tersebut melebihi dua kali lipat rata-rata global yang berada di kisaran 16%.
Rektor Binus University Dr. Nelly menegaskan penguasaan AI harus mendorong inovasi bernilai tambah bagi masyarakat.
Direktur Kampus Binus @Bekasi Prof. Gatot Soepriyanto menjelaskan mahasiswa akan mempelajari penerapan AI untuk kebutuhan industri nyata.
Kurikulum dirancang secara multidisiplin mencakup matematika, data science, machine learning, computer vision, hingga IoT.
Riset Microsoft menunjukkan 62% responden di Indonesia menganggap kemampuan berpikir kritis kian vital di era AI.
Kampus ini optimistis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing secara etis dan bertanggung jawab.
