Liverpool masih menunjukkan performa yang belum meyakinkan pada awal musim kompetisi ini.
Dari lima pertandingan di semua ajang, Si Merah baru mengamankan dua kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Hasil imbang saat melawan Fulham memperlihatkan bahwa Liverpool menghadapi kendala serius dalam membangun serangan.
Manajer Andoni Iraola menilai pertandingan tersebut sebagai sebuah kemunduran bagi skuad asuhannya.
Sebelumnya, Liverpool tampil jauh lebih baik saat meraih kemenangan atas Ipswich dan Atletico Madrid.
Iraola menyebut masalah utama timnya saat ini terletak pada sistem pressing yang belum berjalan optimal.
Timnya terpaksa merebut bola di posisi yang jauh lebih rendah di dalam area lapangan sendiri.
Kondisi tersebut membuat para pemain harus menghadapi lawan secara penuh dan menyulitkan proses transisi menyerang.
Iraola menegaskan bahwa timnya harus mampu memulihkan penguasaan bola setinggi mungkin di area lawan.