⌂ Beranda › News › Kisah Nelayan Thailand Berhasil Mendaratkan Lele Raksasa Mekong
News

Kisah Nelayan Thailand Berhasil Mendaratkan Lele Raksasa Mekong

Ilustrasi lele raksasa Mekong di sungai
Kisah Nelayan Thailand Berhasil Mendaratkan Lele Raksasa Mekong Pexels
A A Ukuran Teks16px

Sungai Mekong di kawasan Asia Tenggara menyimpan sejumlah ikan air tawar terbesar di Bumi.

Pada tahun 2005, sekelompok nelayan desa di Thailand utara berhasil menarik seekor lele raksasa berukuran sangat masif.

Para ilmuwan bahkan menyamakan ukuran ikan pemecah rekor tersebut dengan seekor beruang grizzly.

Kemunculan ikan air tawar tersebut terjadi di dekat Hat Khrai, sebuah desa pesisir Mekong yang berbatasan dengan Laos.

Butuh bantuan dari banyak warga desa untuk membawa lele berukuran luar biasa itu naik ke darat.

Pejabat Thailand kemudian menimbang hewan air tersebut dan mencatat berat sekitar 293 kilogram dengan panjang 2,7 meter.

Kelompok konservasi serta organisasi pencatat rekor langsung menganggapnya sebagai lele raksasa Mekong terberat.

Temuan itu juga dikategorikan sebagai salah satu ikan air tawar murni terbesar yang pernah didokumentasikan secara valid.

Zeb Hogan selaku pemimpin proyek peneliti menyatakan kekagumannya terhadap keberadaan raksasa sungai tersebut.

Karakteristik dan Ancaman Kepunahan

Lele raksasa Mekong umumnya dapat tumbuh hingga mencapai panjang sekitar 3 meter dengan berat lebih dari 272 kilogram.

Meskipun memiliki tubuh yang sangat besar, spesies lele dewasa ini justru tidak memiliki gigi dan bukan merupakan predator.

Makanan utama mereka terdiri dari alga, detritus, serta berbagai materi tumbuhan lain yang ada di perairan.

Masyarakat di sepanjang aliran Sungai Mekong telah mengonsumsi jenis lele ini secara turun-temurun selama beberapa generasi.

Namun pada tahun 2026, para ilmuwan telah mengklasifikasikan lele raksasa Mekong sebagai spesies yang sangat terancam punah.

Penangkapan liar, pembangunan bendungan, hambatan migrasi, serta polusi menjadi faktor utama penurunan populasi hewan langka ini.

Pemerintah bersama kelompok konservasi berupaya menerapkan zona perlindungan demi menjaga kelangsungan hidup raksasa sungai tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru