Timnas Singapura harus menerima kenyataan pahit setelah diganyang Malaysia enam gol tanpa balas.
Pertandingan matchday terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup tersebut digelar di Stadion Si Jalak Harupat pada Kamis malam WIB.
Malaysia langsung mendominasi jalannya laga sejak awal babak pertama.
Harimau Malaya unggul dua gol lebih dulu menjelang turun minum melalui eksekusi penalti Bergson dan tendangan Stuart Wilkin.
Upaya Singapura melalui serangan balik gagal membuahkan hasil karena peluang yang didapat Ikhsan Fandi dan kolega kandas.
Memasuki babak kedua, gawang Singapura justru semakin bobol dengan tambahan empat gol.
Bergson sukses mencetak dua gol tambahan untuk melengkapi catatan hat-trick dalam pertandingan ini.
Paulo Josue serta Syahir Bashah turut menyumbang gol untuk memastikan kemenangan mutlak Malaysia 6-0.
Kekalahan telak ini menjadi catatan kelam karena untuk pertama kalinya sejak Merdeka Tournament 1978 Singapura kembali dibungkam enam gol tanpa balas oleh Malaysia.
Pelatih Singapura, Gavin Lee, secara terbuka mengakui bahwa performa anak asuhnya berada di bawah standar.
Ia merasa malu dengan hasil akhir tersebut dan menyebut timnya tampil jauh dari ekspektasi untuk bisa lolos.
Meski meraih kemenangan besar atas Singapura, Malaysia tetap gagal melangkah ke babak final.
Harimau Malaya kalah dalam hal produktivitas gol dari Indonesia yang menang besar atas Bangladesh.