⌂ Beranda › News › Tantangan Silo Data Jadi Kendala Utama Pengembangan AI Nasional
News

Tantangan Silo Data Jadi Kendala Utama Pengembangan AI Nasional

Ilustrasi penggunaan teknologi kecerdasan buatan di perusahaan
Tantangan Silo Data Jadi Kendala Utama Pengembangan AI Nasional Pexels
A A Ukuran Teks16px

Investasi kecerdasan buatan atau AI di Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari waktu ke waktu.

Namun, ketika perusahaan mencoba membawa teknologi ini ke tahap operasional, sejumlah hambatan besar mulai bermunculan.

Data Streaming Report terbaru dari Confluent pada Juli 2026 mencatat ada berbagai tantangan yang dihadapi para pemimpin TI.

Sebanyak 82 persen pemimpin teknologi informasi di Indonesia pernah menghadapi setidaknya tiga hambatan saat menaikkan skala inisiatif AI.

Persoalan terbesar yang paling banyak dikeluhkan adalah silo data atau sistem informasi yang terkotak-kotak secara terpisah.

Tercatat ada 83 persen pemimpin TI di Indonesia yang menyebut data terfragmentasi ini sebagai kendala utama dalam pengembangan sistem.

Kondisi tersebut membuat informasi penting perusahaan tersebar di berbagai aplikasi, basis data, dan sistem pelaporan yang berbeda.

Akibatnya, sistem AI tidak selalu memperoleh informasi terbaru dan konsisten saat harus menghasilkan prediksi atau rekomendasi otomatis.

Selain silo data, sebagian besar organisasi juga dihadapkan pada keterbatasan keterampilan serta infrastruktur yang belum memadai.

Senior VP & GM APAC Confluent Greg Taylor menyatakan masalah kualitas data kini berdampak jauh lebih besar di era AI.

Keberhasilan pemanfaatan teknologi ini tidak hanya ditentukan oleh model tercanggih, melainkan ketersediaan data yang selalu terbaru.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru