⌂ Beranda › News › Skema Konsorsium Jartatel Solusi Rapikan Kabel Fiber Tanpa Beban APBD
News

Skema Konsorsium Jartatel Solusi Rapikan Kabel Fiber Tanpa Beban APBD

Ilustrasi penataan kabel fiber optik di perkotaan
Telkom Indonesia Alihkan 90 Persen Aset Infrastruktur ke Infranexia Pexels
A A Ukuran Teks16px

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi mendorong kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam menata infrastruktur kabel serat optik.

Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas layanan internet tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Jartatel mencatat penataan kabel telah diselesaikan di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi, sebagai bentuk kontribusi nyata.

Seluruh kegiatan perapian tersebut didanai langsung oleh para anggota asosiasi yang terlibat.

Ketua Umum Jartatel Raymond Hubertus menyatakan bahwa pola kerja sama ini menjaga kenyamanan warga sekaligus keberlangsungan bisnis.

Infrastruktur internet yang andal dinilai sangat krusial dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta pelaku UMKM.

Tawaran Skema Konsorsium

Untuk meringankan beban pembiayaan, asosiasi mengusulkan pembentukan konsorsium antar-pelaku usaha.

Melalui skema tersebut, biaya penataan kabel dapat ditanggung bersama agar menjadi lebih terjangkau.

Jartatel juga mengharapkan pemerintah daerah membuka ruang dialog dua arah sebelum melaksanakan pembenahan jaringan.

Komunikasi ini diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis dan komersial di lapangan.

Kebutuhan penataan kabel dinilai semakin mendesak seiring target peningkatan penetrasi fixed broadband nasional.

Pemerintah menargetkan perluasan jaringan serat optik menjangkau hingga 90% kecamatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru