⌂ Beranda › News › Wajib Militer Timnas Korea Selatan Jadi Polemik Usai Asian Games
News

Wajib Militer Timnas Korea Selatan Jadi Polemik Usai Asian Games

Timnas Korea Selatan U-23 merayakan kemenangan di lapangan
Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026 Usai Bekuk Thailand di GBK Pexels
A A Ukuran Teks16px

Polemik besar melanda Korea Selatan setelah skuad Timnas U-23 berhasil menyabet medali emas Asian Games 2026.

Keberhasilan menaklukkan Jepang di partai final membuat para pemain terbebas dari kewajiban militer.

Sebagian besar pria di Korea Selatan memang diwajibkan mengikuti dinas militer selama 18 hingga 21 bulan.

Namun, peraturan yang berlaku sejak tahun 1973 memberikan pengecualian bagi peraih medali Olimpiade dan emas Asian Games.

Mereka hanya perlu menjalani pelatihan dasar selama tiga minggu sebagai pengganti masa dinas tersebut.

Kapten Timnas U-23 Korea Selatan, Lee Gi-hyuk, secara terbuka menyatakan bahwa motivasi utama timnya adalah menghindari wajib militer.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh winger Yang Min-hyuk yang mengaku hanya memikirkan imbalan pengecualian tersebut.

Komentar para pemain muda ini langsung memicu kemarahan dari kalangan politisi di Korea Selatan.

Politisi Partai People Power, Ahn Cheol-soo, menilai ucapan para atlet tersebut sudah keterlaluan.

Mantan anggota parlemen Yoo Seong-min turut mempertanyakan keadilan aturan ini dibandingkan dengan grup musik BTS.

Menanggapi polemik yang memanas, Kementerian Pertahanan berencana merevisi aturan bebas militer bagi seniman dan atlet.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Chung Binna, menegaskan rencana pengurangan hingga penghapusan layanan alternatif tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru