OpenAI melengkapi GPT-6 dengan kemampuan bernama Intelligent UI agar ChatGPT dapat menyajikan jawaban berupa grafik, diagram, simulasi, serta elemen interaktif.
Informasi yang dikemas secara visual dikhawatirkan bisa terlihat jauh lebih meyakinkan bagi pengguna meskipun belum tentu sepenuhnya akurat.
Pengujian dan Validasi Intelligent UI
Product Manager OpenAI, Aarush Selvan, menegaskan bahwa faktor akurasi menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan fitur baru tersebut.
Pihaknya meluangkan waktu khusus untuk memastikan setiap jawaban yang dihasilkan benar-benar didasarkan pada data faktual.
Proses pengujian yang dilakukan tidak hanya meninjau ketepatan informasi berbasis teks saja.
OpenAI turut melakukan validasi terhadap seluruh konten yang dimunculkan melalui antarmuka interaktif.
Hal itu krusial karena Intelligent UI memberi keleluasaan bagi ChatGPT untuk menentukan sendiri bentuk penyajian informasi kepada pengguna.
Dalam demonstrasinya, ChatGPT mampu merancang simulasi interaktif untuk menjelaskan aturan offside dalam pertandingan sepak bola.
Contoh lainnya adalah diagram interaktif mengenai cara sayap pesawat menghasilkan gaya angkat bagi pengguna.
Meski telah melalui berbagai tahap pengujian, OpenAI tidak mengklaim bahwa seluruh keluaran Intelligent UI sudah sepenuhnya bebas dari kesalahan.
Peningkatan kemampuan model AI agar senantiasa menghasilkan informasi faktual masih menjadi tantangan riset yang berjalan.