Bek tengah Real Madrid, Raul Asencio, memberikan pembelaan kepada rekan setimnya, Vinicius Junior. Performa penyerang asal Brasil tersebut dinilai belum kembali ke bentuk terbaiknya dalam dua musim terakhir.
Vinicius sempat menjadi pemain penentu Los Blancos pada musim 2023/2024 dengan torehan 24 gol dan 11 assist dari 39 laga.
Kontribusi tersebut turut membawa Madrid menjuarai LaLiga dan Liga Champions serta menjadi runner-up Ballon d'Or 2025.
Setelah periode itu, performa Vinicius dinilai lebih angin-anginan meski tetap menyumbang banyak gol dan assist. Kritik kembali mengarah kepadanya menyusul start lambat Real Madrid pada awal musim ini.
Asencio menganggap naik-turun penampilan adalah hal yang wajar dialami seorang pemain. Ia menegaskan bahwa para atlet lapangan hijau tidak bisa disamakan dengan mesin.
"Vini tetaplah Vini dan dia akan selalu jadi Vini," ujar Asencio dalam perbincangannya dengan AS.
Ia menambahkan bahwa para pemain adalah manusia biasa yang memiliki batas. "Namun, para pemain itu kan bukan robot, kami adalah manusia biasa," imbuhnya.