⌂ Beranda › News › DDR5 Semakin Mahal, Prosesor Baru AMD dan Intel Bakal Dukung DDR4
News

DDR5 Semakin Mahal, Prosesor Baru AMD dan Intel Bakal Dukung DDR4

Ilustrasi modul memori RAM PC.
Sejarah Unik Prosesor AMD Athlon Dibuka Lewat Coretan Pensil Pexels
A A Ukuran Teks16px

Lonjakan harga memori RAM DDR5 yang kian tidak terkendali akibat krisis pasokan global membuat dua raksasa semikonduktor dunia mengambil langkah tak biasa.

Intel dan AMD memutuskan untuk kembali memproduksi prosesor baru yang mendukung RAM DDR4 dengan harga jauh lebih ramah kantong.

Strategi Intel dan AMD Hadapi Lonjakan Harga

Pabrikan motherboard Gigabyte mengonfirmasi bahwa mereka tengah menyiapkan lini motherboard baru untuk mendukung calon prosesor Intel berbasis soket LGA 1700.

Soket tersebut memiliki fleksibilitas dalam mendukung RAM DDR4 maupun DDR5 dan diperkirakan meluncur pada awal 2027.

Sebelumnya, AMD juga telah merilis jajaran motherboard baru untuk platform AM4 bersamaan dengan peluncuran ulang prosesor populer Ryzen 7 5800X3D.

Strategi ini memungkinkan perakit sistem baru tetap mendapatkan performa CPU modern tanpa harus membeli modul RAM DDR5 yang harganya sedang tinggi.

Krisis pasokan chip memori imbas tingginya permintaan pusat data kecerdasan buatan membuat jurang harga antara RAM DDR4 dan DDR5 semakin jauh.

Kit RAM DDR5 32 GB kini dibanderol mencapai USD 620 atau sekitar Rp 9,7 juta di pasaran.

Sementara itu, kit RAM DDR4 32 GB dijual pada kisaran harga USD 260 atau sekitar Rp 4,06 juta.

Selisih harga lebih dari dua kali lipat tersebut membuat teknologi baru dinilai kurang sepadan bagi mayoritas pengguna kasual maupun gamer.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru