Pihak Telkomsel memastikan layanan telekomunikasi mereka di Batam, Kepulauan Riau, tetap berjalan dengan optimal.
Kondisi tersebut terjaga meskipun wilayah itu dilanda pemadaman listrik massal dan gangguan sinyal secara umum.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho menyatakan bahwa jaringan perusahaan tidak mengalami dampak berarti.
Kapasitas daya telekomunikasi dipastikan masih memadai untuk melayani para pelanggan di lokasi.
Kesiapan tersebut ditopang oleh baterai cadangan serta beberapa unit genset yang disiagakan.
Seluruh perangkat pendukung operasional dilaporkan berada dalam kondisi aman dan berfungsi baik.
Sebelumnya, pemadaman listrik massal di Batam pada Senin (12/10/2026) turut memicu gangguan air bersih dan sinyal seluler.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan pemerintah masih memantau perkembangan situasi.
Kementerian masih menunggu koordinasi lintas sektoral sebelum menyampaikan kesimpulan resmi.
