CEO Nothing Carl Pei memberikan kritik keras terhadap ponsel lipat pertama keluaran Apple yang diberi nama iPhone Duo.
Melalui video yang dibagikan secara online, ia menilai perangkat tersebut dipatok harga USD 2.000 atau setara Rp 35,7 jutaan sebagai bentuk pemborosan.
Pei menyoroti bahwa banderol harga yang sangat tinggi tersebut hanya menawarkan layar yang lebih besar serta animasi mewah.
Ia juga menyebutkan beberapa kekurangan spesifikasi seperti ketiadaan fitur Face ID dan absennya kamera telephoto.
Keterbatasan ruang pada bodi perangkat yang hanya setebal 5,2mm saat dibuka diduga menjadi kendala utama pemuatan komponen tersebut.
Meskipun demikian, Apple dilaporkan berencana untuk menghadirkan fitur-fitur yang hilang itu pada generasi ketiga iPhone Duo mendatang.
