⌂ Beranda › News › Karhutla Berulang di Lahan Gambut Picu Perubahan Ekosistem Hutan
News

Karhutla Berulang di Lahan Gambut Picu Perubahan Ekosistem Hutan

Ilustrasi lahan gambut dan dampak kebakaran hutan
Kebakaran Hutan Ternyata Rusak Sungai dan Bikin Populasi Ikan Anjlok Pexels
A A Ukuran Teks16px

Kebakaran hutan dan lahan berulang pada lahan gambut berdampak buruk bagi regenerasi pohon serta komposisi vegetasi di dalamnya.

Kejadian tersebut tidak sekadar menghanguskan tumbuhan, melainkan mengubah ekosistem agar menjadi lebih mudah tersulut api kembali.

Studi dalam jurnal Nature Communications pada 2024 menunjukkan peningkatan frekuensi kebakaran memicu pergeseran vegetasi.

Komposisi tanaman bergeser menuju komunitas pakis serta rumput yang jauh lebih cepat terbakar.

Hilangnya tutupan pohon membuat kondisi lingkungan sekitar menjadi lebih kering dan memperbesar risiko penyalaan berikutnya.

Batang mati serta vegetasi pascakebakaran bertindak sebagai bahan bakar tambahan ketika mengering.

Temuan riset di lahan gambut Sumatera pada Desember 2025 memperlihatkan pemulihan vegetasi yang jauh lebih lambat dan tidak merata.

Survei lapangan mendapati struktur hutan menjadi lebih sederhana dengan penurunan kerapatan pohon serta peningkatan semak.

Peneliti menegaskan pentingnya pencegahan kebakaran berulang guna mendukung proses pemulihan ekosistem gambut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru