Pengurus Besar Esports Indonesia secara resmi melantik jajaran kepengurusan masa bakti 2026-2030 di Jakarta pada hari Kamis.
Agenda tersebut menjadi sarana konsolidasi organisasi guna mengoptimalkan pembinaan atlet serta meningkatkan prestasi di kancah internasional.
Dorong Kolaborasi Ekosistem Digital
M.
Herindra selaku Ketua Umum PB ESI menyatakan bahwa kemajuan dunia esports menuntut kerja sama erat dari berbagai pihak.
Kolaborasi tersebut melibatkan unsur pemerintah, induk cabang olahraga, industri kreatif, hingga ekosistem digital secara menyeluruh.
Potensi besar talenta muda dinilai mampu mengharumkan nama bangsa apabila dikelola melalui jalur pembinaan yang tepat.
Sejumlah pencapaian gemilang atlet nasional pada ajang internasional sebelumnya menjadi modal penting untuk menatap masa depan.
Pihak kepengurusan baru berencana memprioritaskan jalur prestasi berjenjang serta penerapan sport science dalam latihan.
Selain itu, perlindungan hak atlet serta penguatan integritas dari segala bentuk kecurangan turut menjadi fokus utama.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman yang mendorong pemanfaatan gim lokal.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menambahkan bahwa industri ini juga berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
